Suku Sasak - Arti - Bahasa - Agama Tentu kalian semua tahu, sasak itu merupakan suku asli yang tinggal di Pulau Lombok. Suku Sasak adalah sukubangsa yang mendiami pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak. Sebagian besar suku Sasak beragama Islam, uniknya pada sebagian kecil masyarakat suku Sasak, terdapat praktik agama Islam yang agak berbeda dengan Islam pada umumnya yakni penganut Islam Wetu Telu. Bahasa Sasak dipakai oleh masyarakat Pulau Lombok, propinsi Nusa Tenggara Barat. Bahasa ini mempunyai gradasi sebagaimana Bahasa Bali dan Bahasa Jawa. Bahasa Sasak mirip dan serumpun dengan Bahasa Bali. Bahasa Sasak mempunyai dialek-dialek yang berbeda menurut wilayah, bahkan dialek di kawasan Lombok Timur kerap sukar dipahami oleh para penutur Sasak lainnya. wetu telu, waktu telu (bahasa indonesia : waktu tiga) adalah praktik unik shalat hanya dalam tiga waktu yakni subuh, dzhuhur dan isya (shalat, praktik ibadah penganut agama Islam diwajibkan dalam 5 waktu).
Praktik ini secara khusus dapat dijumpai di pulau Lombok, tepatnya di daerah Bayan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Konon praktik ini disebabkan karena pada saat penyebaran Islam di daerah bersangkutan, sang penyebar baru mengajarkan tiga jenis shalat tersebut kepada para pengikutnya. Dan sebelum ia sempat mengajarkan seluruh waktu shalat (5 waktu), ia meninggalkan Lombok dan sempat berpesan agar para pengikutnya tidak menerima ajaran dari siapapun hingga ia kembali. Pesan tersebut dipegang teguh oleh sebagian pengikutnya sehingga saat Islam dibawa oleh pendakwah lain mereka tidak mau menerima "koreksi" atas ajaran yang selama ini mereka anut. Saat ini para penganut wetu telu sudah sangat berkurang, dan hanya terbatas pada generasi-generasi tua, sebagai akibat gencarnya para pendakwah Islam dalam usahanya meluruskan praktik tersebut.
|